BLITAR || Bratapos.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar menyerahkan reward kepada para atlet berprestasi yang berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur XI 2025 dari berbagai cabang olahraga (cabor).
Penyerahan penghargaan yang digelar di Pendopo Sasana Adhi Praja (SAP) Kantor Kabupaten Blitar tersebut menjadi wujud apresiasi nyata atas kerja keras, kedisiplinan, serta pengorbanan para atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Blitar di kancah provinsi.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar yang juga Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah merealisasikan pemberian reward kepada para atlet yang meraih juara pada ajang Porprov IX kemarin,” ujar Beky seusai acara. Sabtu (14/01/2026).
Ia menambahkan, selain bonus bagi peraih medali, KONI Kabupaten Blitar juga menyerahkan tali asih kepada atlet yang telah berjuang di ajang SEA Games.
“Selain itu, kami juga memberikan tali asih kepada atlet yang berlaga di SEA Games. Semoga ke depan atlet-atlet Kabupaten Blitar semakin termotivasi untuk terus menorehkan prestasi,” lanjutnya.
Beky berharap reward yang diberikan mampu menjadi suntikan motivasi sekaligus bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet.
“Dengan diserahkannya reward ini, kami berharap para atlet semakin bersemangat mengharumkan nama Kabupaten Blitar, baik di kancah nasional maupun internasional,” tegasnya.
Tak hanya memberikan apresiasi, KONI Kabupaten Blitar juga mulai mempersiapkan langkah strategis menghadapi Porprov 2027. Salah satu fokus utama adalah penguatan sistem pembinaan serta peningkatan kualitas pelatih di berbagai cabang olahraga.
“Kami juga mulai fokus menyiapkan Porprov 2027. Pembinaan akan kami maksimalkan. Contohnya di cabang olahraga muaythai, kami berencana menghadirkan atlet sekaligus pelatih langsung dari Thailand. Cabang-cabang lain yang berpotensi menyumbang prestasi juga akan kami optimalkan pembinaannya,” jelas Beky.
Ia turut mengungkapkan bahwa tes parameter telah dilaksanakan guna memetakan kemampuan atlet sebagai dasar penyusunan program latihan yang lebih terarah dan terukur.
“Beberapa waktu lalu kami juga telah melaksanakan tes parameter untuk mengetahui sejauh mana kemampuan atlet-atlet kita, sehingga program pembinaan bisa lebih tepat sasaran,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Blitar, Rijanto, menyebut total reward yang digelontorkan pemerintah daerah mencapai lebih dari Rp2 miliar.
“Alhamdulillah, hari ini telah diserahkan reward kepada para atlet berprestasi dengan total anggaran kurang lebih Rp2 miliar 57 juta,” ujar Rijanto.
Ia pun optimistis tradisi prestasi olahraga Kabupaten Blitar akan terus berlanjut. Menurutnya, sejak dahulu daerah ini dikenal sebagai salah satu penyumbang atlet berprestasi di tingkat nasional dari berbagai cabang olahraga.
“Insya Allah ke depan atlet-atlet Kabupaten Blitar bisa semakin berprestasi. Sejak dulu kita banyak mencetak juara nasional, mulai dari downhill, atletik lari, futsal, hingga panahan,” pungkasnya.
Dengan dukungan anggaran yang memadai, sistem pembinaan yang terukur, serta motivasi yang terus dijaga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar menargetkan peningkatan capaian prestasi pada Porprov 2027 mendatang, sekaligus mempertahankan reputasi daerah sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi di Jawa Timur. (rf)