Geger! Oknum Anggota Satresnarkoba Polres Malang Diduga 'Pesta' Sabu Bersama Warga, Begini Pengakuan KLS Geger! Oknum Anggota Satresnarkoba Polres Malang Diduga 'Pesta' Sabu Bersama Warga, Begini Pengakuan KLS / Lintas Selatan (21-Apr-2026)
Bratapos / Hukum

Geger! Oknum Anggota Satresnarkoba Polres Malang Diduga 'Pesta' Sabu Bersama Warga, Begini Pengakuan KLS

Terbit : 21-Apr-2026, 12:35 WIB // Pewarta : Lintas Selatan, Editor : Lintas Selatan // Viewers : 24 Kali

Malang || lintasselatan.bratapos.com – Institusi Kepolisian kembali digoyang isu miring yang mencoreng marwah Korps Bhayangkara. Kali ini, aroma tidak sedap tercium dari internal Satresnarkoba Polres Malang. Dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan, hingga dugaan kuat keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh oknum anggota berinisial ZKO, kini mencuat ke publik.

 

Borok oknum anggota tersebut terbongkar setelah seorang warga Kabupaten Malang berinisial KLS buka suara. Kepada awak media, KLS membeberkan rentetan aksi tak terpuji yang diduga dilakukan oleh ZKO.

 

KLS mengungkapkan bahwa oknum ZKO kerap mendatangi rumah kosnya di daerah Dilem, Kepanjen, sesaat setelah oknum tersebut berhasil melakukan giat penangkapan kasus narkoba. Tak hanya di kos, pesta barang haram tersebut juga disebut sering digelar di salah satu penginapan di wilayah Kecamatan Kepanjen.

 

Menurut KLS, ZKO kerap membawa barang bukti yang disebut dengan istilah "Supra" hingga "Setengah" (istilah paket sabu) untuk dikonsumsi bersama.

 

"Paling sedikit ya Supra, dua. Setelah menangkap orang, pasti ke kos untuk pesta (sabu-sabu). Setelah penangkapan berhasil, acc pesta," ungkap KLS dengan nada meyakinkan saat ditemui awak media, Rabu (15/4/2026) malam.

 

Lebih lanjut, KLS menceritakan bahwa dirinya sempat menjadi bagian dari lingkaran tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti total setelah menjalani rehabilitasi untuk kedua kalinya.

 

"Pesta sabu dulu sering di kosku di Dilem. Ya Om (ZKO) kan punya 'anak-anakan' perempuan yang bantu kerja, ya pesta sama dia (L) bersama cowoknya dan saya. Sering dikasih sabu, kadang Supra, kadang Setengah," imbuhnya.

 

Mendapati tudingan serius tersebut, oknum anggota Satresnarkoba Polres Malang, ZKO, langsung angkat bicara. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Senin (20/4/2026) pagi, ZKO secara tegas membantah seluruh pernyataan KLS.

 

Ia menuding bahwa pengakuan KLS didasari oleh rasa sakit hati karena yang bersangkutan pernah diamankan oleh petugas.

 

"Ya tidak apa-apa, nanti saya tuntut balik kalau seperti itu. Tidak mungkinlah Pak, saya sendiri saja tidak berbuat apa-apa. Sepertinya dia itu sakit hati karena diamankan," cetus ZKO.

 

ZKO juga menilai pernyataan KLS tidak berdasar dan menganggap kondisi mental narasumber tersebut sedang tidak sehat akibat pengaruh masa lalu.

 

"Anak-anak seperti itu otaknya sudah tidak sehat, jadi bisa saja mengarang cerita. Kalau saya difitnah, saya tetap akan tempuh jalur hukum. Pengakuan tanpa bukti tidak bisa dinilai," tegasnya mengakhiri pembicaraan.

 

Hingga berita ini diturunkan, publik menunggu langkah tegas dari Propam Polres Malang untuk mengusut tuntas kebenaran informasi ini demi menjaga kredibilitas institusi Polri di mata masyarakat. Bersambung... (Art/Tim)


Pilihan Untukmu