Dinkes Blitar Perkuat Layanan Kesehatan Lewat DBHCHT 2025, 27 Ribu Warga Rentan Dijamin BPJS Foto : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati. (bratapos/dok.ist
Bratapos / Pemerintahan

Dinkes Blitar Perkuat Layanan Kesehatan Lewat DBHCHT 2025, 27 Ribu Warga Rentan Dijamin BPJS

Terbit : 17-Nov-2025, 16:20 WIB // Pewarta : Lintas Selatan, Editor : Lintas Selatan // Viewers : 171 Kali

BLITAR || Lintasselatan.bratapos.com - Pemerintah Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kesehatan melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025. 

Tidak sekadar memenuhi tuntutan regulasi, pemanfaatan dana ini diarahkan langsung untuk melindungi ribuan warga kurang mampu agar tetap memiliki akses penuh terhadap layanan BPJS Kesehatan.

Prioritas pemerintah kabupaten blitar, adalah menjamin seluruh lapisan masyarakat khususnya kelompok rentan tetap berada dalam jaminan kesehatan yang layak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati, menjelaskan bahwa dari total DBHCHT sebesar Rp15,2 miliar, sebagian besar dialokasikan untuk membiayai iuran peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

“Sebagian besar memang kita fokuskan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi 27.986 jiwa kategori PBID. Ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan jaminan kesehatan tanpa khawatir soal biaya,” ungkapnya, Senin (17/11/2025).

Namun pemanfaatan DBHCHT tahun 2025 tidak berhenti pada pembiayaan premi BPJS saja. Pemkab Blitar juga mengarahkan sebagian anggaran untuk peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah.

“Mulai dari penguatan bangunan puskesmas, peningkatan pelayanan di pustu, hingga pemenuhan alat kesehatan,” lanjut Christine.

Ia menambahkan, ketersediaan obat-obatan juga menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar memastikan bahwa setiap puskesmas dan pustu memiliki stok obat yang memadai dan tidak mengalami kekurangan.

“Dengan dukungan DBHCHT, peningkatan sarana, prasarana, hingga ketersediaan obat dapat terjamin. Tidak boleh ada fasilitas kesehatan yang kekurangan obat,” tegas dr. Christine.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Blitar berharap kualitas pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, sekaligus memastikan bahwa dana DBHCHT benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga. (rf)

 


Pilihan Untukmu