Sumbersuko Gebyar Hari Posyandu, Kader dan Puskesmas Satu Barisan Wujudkan Transformasi 6 SPM Sumbersuko Gebyar Hari Posyandu, Kader dan Puskesmas Satu Barisan Wujudkan Transformasi 6 SPM / Lintas Selatan (30-Apr-2026)
Bratapos / Pemerintahan

Sumbersuko Gebyar Hari Posyandu, Kader dan Puskesmas Satu Barisan Wujudkan Transformasi 6 SPM

Terbit : 30-Apr-2026, 12:38 WIB // Pewarta : Lintas Selatan, Editor : Lintas Selatan // Viewers : 16 Kali

Malang || lintasselatan.bratapos.com – Peringatan Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada tanggal 29 April 2026 menjadi momentum krusial bagi Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Semangat transformasi kesehatan tampak nyata dalam sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar di balai desa setempat.

 

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh puluhan kader Posyandu Rahayu 4, petugas Puskesmas, serta jajaran perangkat desa. Banner biru bertajuk "Transformasi Posyandu 6 SPM: Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat" terpampang gagah, menjadi simbol komitmen pelayanan yang kini jauh lebih inklusif.

 

Koordinator Kader Posyandu Rahayu 4 mengungkapkan bahwa paradigma lama mengenai Posyandu kini telah bergeser. Jika dulu Posyandu hanya identik dengan timbang berat badan balita, kini cakupannya meluas menyentuh seluruh siklus hidup manusia.

 

"Sekarang kami wajib melayani semua umur. Mulai dari remaja yang butuh konseling, usia produktif untuk cek Penyakit Tidak Menular (PTM), hingga lansia yang butuh pendampingan serta senam. Ini tanggung jawab besar," ujarnya di sela-sela kegiatan.

 

Adapun 6 SPM Posyandu yang kini menjadi acuan meliputi:

Ibu hamil, bersalin, dan nifas.

Bayi dan balita.

Usia sekolah dan remaja.

Usia produktif.

Lansia.

Penanggulangan penyakit menular.

 

Di tempat terpisah, Kepala Desa Sumbersuko, Sunardi, S.Sos., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader PKK dan masyarakat yang terus bergerak di garis terdepan.

 

"Melalui program Posyandu Nasional ini, semoga bermanfaat nyata untuk kesehatan warga. Kader adalah garda terdepan desa sehat," tegas Sunardi.

 

Senada dengan itu, Camat Tajinan, Franky Sukandari, S.STP., M.AP., menekankan bahwa implementasi 6 SPM merupakan langkah nyata dalam menekan angka stunting secara sistematis.

 

"Melalui pelayanan terintegrasi ini, kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi sejak dini. Ini bagian penting untuk percepatan penurunan stunting di wilayah Tajinan," kata Franky.

 

Camat yang dikenal energik ini juga mengajak seluruh warga untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu guna mewujudkan visi wilayah yang sehat dan JUARA (Jujur, Unggul, Aktif, Ramah, dan Amanah).

 

"Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kader, kami optimis generasi Tajinan akan tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berkualitas," pungkasnya. (Zen)


Pilihan Untukmu