BLITAR ||Lintasselatan.bratapos.com - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar menggelar media gathering serta sosialisasi mengenai implementasi pemahaman e-Katalog versi 6.0, bertempat di Ruang Perdana BPKAD Kabupaten Blitar, Rabu (18/12/2024).
Sosialisasi tentang belanja barang dan jasa ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa dengan penyedia. Acara dihadiri oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Blitar, Herman Widodo, SH beserta jajaran, Ardi Kasmono Analis Kebijakan Muda Biro Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur dan awak media partner.
Sosialisasi tentang e-katalog versi terbaru ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa antara penyedia dengan pemerintah.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blitar, Herman Widodo, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara media gathering ini selain bertujuan untuk membangun harmonisasi antara pemerintah daerah dengan media partner, juga untuk mensosialisasikan terkait belanja barang dan jasa melalui e-Katalog versi 6.0.
"Sosialisasi dan media gathering yang kami gelar bersama media partner ini selain bertujuan untuk membangun harmonisasi antara media dan pemerintah, juga untuk memperkenalkan e-katalog versi 6.0," ungkapnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan sebagaimana yang sudah disampaikan diawal tadi bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada tanggal 10 Desember sudah meluncurkan versi terbaru e-katalog versi 6.0 dalam proses mekanisme pengadaan barang dan jasa.
"Artinya disini, semua kementrian dan lembaga negara dan daerah itu semua nanti harus mengikuti mekanisme proses melalui e-katalog versi 6.0 ini dalam pengadaan barang dan jasanya," imbuhnya.
Menurutnya, perubahan ini bertujuan untuk lebih mengefisiensi dan transparansi dalam pembelanjaan barang dan jasa. Sehingga pengawasan pun akan lebih mudah.
"Tujuan perubahan dari versi sebelumnya ke versi 6.0 ini tentu akan lebih efisien. Dan penyedia juga akan lebih mudab diketahui dengan pasti dan dari sisi pengawasan juga akan lebih mudah," tegasnya.
Dia sangat berharap dengan adanya kegiatan seperti ini terbangunlah kolaborasi dan kemitraan yang lebih baik lagi dan juga lebih efektif kedepannya.
"Harapannya kolaborasi dan kemitraan yang sudah terjalin dengan baik antara rekan media partner dengan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar terus berlanjut dan lebih baik," harapnya
Diakhir sambutannya, dia menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada rekan media partner selama setahun ini sudah bermitra dengan baik.
"Saya ucapkan terima kasih atas tahun 2024 yang telah kita lalui bersama, mudah-mudahan kinerja kita bersama ini bisa membawa manfaat baik untuk masyarakat kabupaten Blitar," pungkasnya.
Sementara narasumber utama, Ardi Kasmono selaku Analis Kebijakan Muda Biro Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur dalam pemaparannya menyampaikan bahwa selain memiliki keunggulan di sistem serta mempermudah kepada penyedia, juga ada fasilitas pusat bantuan.
Selain itu, di dalam sistem e-katalog versi 6.0 tersebut bisa membuka peluang lebih bagi pelaku usaha lainya dalam e-katalog versi 6.0 tersebut.
“Yang mana dalam sistem tersebut dirancang untuk lebih bisa memperluas jangkauan penyedia dalam memasarkan produknya," ungkapnya.
Lebih lanjut, dia juga menyampaikan bahwa dalam sistem berbasis platform Inaproc, untuk versi 6.0 bertujuan memberikan efisiensi yang cepat dan terintegrasi dalam pengelolaan anggaran negara dengan baik.
"Sehingga transparansi dalam pengadaan barang dan jasa, maupun prosesnya lebih cepat tanpa mengurangi akuntabilitasnya," pungkas Ardi.
Sebelum acara ditutup, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan diskusi dengan para narasunber. (rf)