BLITAR || Lintasselatan.bratapos.com - Dalam upaya mewujudkan kota bebas korupsi, Wali Kota Blitar, M. Syauqul Muhibbin menggelar bimbingan teknis bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia bagi seluruh jajaran pemerintahan kota Blitar, Rabu (16/04/2025).
Kegiatan yang mengusung tema "Melalui Keluarga Berintegritas Kita Wujudkan Kota Blitar Bebas Dari Korupsi" tersebut digelar di Balai Kota Kusumowicitro, diikuti oleh sekitar 40 pasangan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Blitar.
Mas Ibbin sapaan akrab Wali Kota Blitar dalam konferensi pers sehabis kegiatan, mengatakan bahwa bimtek ini menjadi bagian untuk pembangun Kota Blitar.
"Kegiatan Bimtek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk kemajuan dan pembangunan Kota Blitar menuju kota masa depan yang bebas korupsi," jelasnya.
Lebih lanjut, Mas Ibbin juga mengatakan bahwa kesederhanaan hidup dari pejabat pemerintah itu sangat penting.
“Pejabat harus bisa memberi contoh yang baik. Gaya hidup berlebihan tidak hanya berdampak pada pribadi, tapi juga pada kepercayaan publik,” tegasnya.
Sebagai penutup, Walikota Blitar Mas Ibbin menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan KPK yang hadir dalam kegiatan Bimtek tersebut.
“Kami berterima kasih kepada pimpinan KPK yang telah hadir memberikan materi, arahan, dan bimbingan. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua agar tetap fokus pada kepentingan negara dan daerah," ujarnya.
Sementara Friesmount Wongso, selaku Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) KPK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Kota Blitar sebagai kota anti korupsi.
“Melalui Bimtek Keluarga Berintegritas, kami ingin menguatkan peran keluarga sebagai pengawas dalam rumah tangga, terutama jika salah satu pasangannya menjabat sebagai ASN atau pejabat publik,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, gaya hidup sederhana dan pengelolaan keuangan yang bijak menjadi hal penting dalam membangun keluarga yang bebas dari praktik korupsi.
“Kami harapkan Kota Blitar bisa menjadi percontohan dan dinilai layak menjadi kota antikorupsi pada akhir 2025,” pungkasnya. (rf/adv/kmf).