BLITAR || Lintasselatan.bratapos.com - Upaya Pemerintah Kota Blitar dalam menekan angka stunting kembali membuahkan hasil membanggakan di tingkat nasional. Walikota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, menerima penghargaan dari pemerintah pusat atas keberhasilan daerahnya menurunkan angka stunting hingga 11,4 persen, capaian yang jauh melampaui target nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/25).
Dalam kesempatan itu, H. Syauqul Muhibbin menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah kerja kolektif seluruh elemen di Kota Blitar.
“Penghargaan ini adalah bukti kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Blitar. Saya berterima kasih kepada seluruh OPD, kader Posyandu, PKK, dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam menurunkan angka stunting,” ujar Walikota yang akrab disapa Mas Ibin.
Mas Ibin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berhenti pada capaian ini saja. Ia memastikan program penanganan dan pencegahan stunting akan terus diperkuat melalui kebijakan yang berkelanjutan.
“Kita akan terus menjaga tren positif ini dengan memastikan setiap anak Blitar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini bagian dari investasi besar kita untuk masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapperinda Kota Blitar, Tri Iman, menjelaskan bahwa capaian 11,4 persen tersebut menjadi salah satu yang terbaik secara nasional. Angka itu bahkan jauh berada di bawah target nasional sebesar 19,8 persen.
“Penghargaan itu diberikan kepada daerah-daerah yang melakukan percepatan penurunan stunting. Untuk Kota Blitar, penurunannya sangat signifikan, yaitu 11,4 persen. Sedangkan target nasional 19,8 persen,” jelas Tri Iman.
Sinergi seluruh perangkat daerah disebut menjadi faktor kunci keberhasilan Kota Blitar dalam menekan stunting. Pemerintah Kota Blitar pun berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan berbagai program intervensi gizi, kesehatan ibu-anak, hingga edukasi masyarakat.
Dengan capaian ini, Kota Blitar kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah yang serius dan konsisten dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas. (rf)